VIRALDO LOPULALAN
1PA16
19513165
- Pendekatan Kesusastraan
Sastra
juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah
penjabaran abstraksi. Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang
lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang lebih mudah mengungkapkan
gagasannya dalam bentuk yang tidak normatif.
- Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Prosa
Istilah
Prosa biasanya kita kenal dengan fiksi dan tidak jarang sering diartikan
sebagai cerita rekaan, prosa cerita dan juga sebagai cerita. Di dalam
kesusastraan bahasa Indonesia kita. ada dua macam prosa yaitu :
Ø Prosa
Lama :
1. Dongeng
2. Hikayat
3. Sejarah
4. Epos
5. Cerita
pelipur lara
Ø Prosa
Baru :
1. Cerita
pendek
2. Roman/Novel
3. Biografi
4. Kisah
5. Otobiografi
- Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Prosa
Selain
memiliki hubungan dengan bahasa, prosa juga berhubungan erat dengan budaya.
Karena prosa sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan atau kisah yang
mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan melalui daya
imajinasi atau khayalan si penulis.
- Nilai-nilai dalam Prosa Fiksi
Sebagai
seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau prosa fiksi langsung atau
tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan kata lain prosa
mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai
yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :
1. Prosa
fiksi memberikan kesenangan
2. Prosa
fiksi memberikan informasi
3. Prosa
fiksi memberikan warisan cultural
4. Prosa
memberikan keseimbangan wawasan
- Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Puisi
Puisi
adalah sesuatu yang kita kenal dengan rangkaian
kata-kata indah yang penuh makna didalamnya, apalagi jika kita benar-benar
meresapi dalam membacanya. Puisi termasuk dalam seni sastra, sedangkan sastra
merupakan bagian dari kesenian, dan kesenian itu sendiri merupakan bagian dari
kebudayaan. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa
puisi adalah bagian dari seni sastra, sedangkan sastra itu sendiri merupakan
bagian dari kesenian, dan kesenian adalah unsur dari kebudayaan.
- Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1. Figura bahasa
adalah gaya personifikasi, metafora, perbandingan, dll sehingga puisi menjadi
hidup, menarik dan memberi kejelasan gambaran
2. Kata-kata yang
ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3. Kata-kata berjiwa
yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan
pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau
4. Kata-kata
yang berkonotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa
dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5. Pengulangan
yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan sehingga lebih
menggugah hati






0 komentar:
Posting Komentar